Antaraonline.id,karimun– Sistem kelistrikan di Kabupaten Karimun kembali mengalami blackout yang mengakibatkan padamnya aliran listrik di berbagai wilayah pada Minggu malam. Peristiwa ini menambah daftar gangguan listrik yang beberapa kali terjadi sepanjang tahun 2026.
Melalui informasi yang disampaikan kepada pelanggan, PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tanjung Balai Karimun menyampaikan permohonan maaf atas gangguan tersebut.
“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Mohon maaf kepada seluruh pelanggan Karimun. Sistem TBK mengalami blackout. Saat ini petugas sedang melakukan proses penelusuran gangguan dan penormalan di lapangan,” demikian isi pemberitahuan yang beredar kepada masyarakat.
PLN juga menjelaskan bahwa pemadaman total terjadi akibat salah satu perangkat pada sistem kelistrikan mengalami kerusakan setelah terbakar, sehingga pasokan listrik ke wilayah Karimun terhenti sementara.
“Yth. Seluruh pelanggan PLN ULP Tanjung Balai Karimun. Mohon maaf yang sebesar-besarnya. Untuk saat ini sistem kelistrikan Karimun mengalami blackout karena salah satu perangkat kami mengalami kebakaran. Saat ini petugas sedang melakukan perbaikan dan penormalan sistem,” tulis pemberitahuan tersebut.
Sejumlah pelanggan mengaku kecewa karena kejadian blackout dinilai sudah berulang kali terjadi sepanjang tahun 2026 pltu rusak terus perlu ditusuri.
Mereka berharap PLN segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap keandalan sistem kelistrikan agar gangguan serupa tidak terus berulang dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun dunia usaha.
Hingga berita ini diturunkan, petugas PLN masih melakukan penelusuran penyebab gangguan serta proses pemulihan sistem agar pasokan listrik di seluruh wilayah Karimun dapat kembali normal secepatnya. PLN juga mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar selama proses penormalan berlangsung dan akan memberikan informasi terbaru apabila seluruh sistem telah kembali beroperasi secara normal.
(Eko haryono)
